PENGARUH TERAPI RELAKSASI DZIKIR TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Lela Aini
Lenny Astuti

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi merupakan salah satu pemicu terjadinya stres. Dimana reaksi di dalam tubuh dapat meningkatkan hormon epineprin dan nonepineprin yang mengakibatkan peningkatan tekanan darah, yang selanjutnya akan berdampak terhadap penurunan kualitas hidup seseorang. Penatalaksanaan hipertensi ada 2 cara yaitu pengobatan farmakologi dan terapi non farmakologi salah satunya dengan terapi Dzikir. Tujuan : untuk mengetahui Pengaruh Terapi Relaksasi Dzikir terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Poli Klinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Bhayangkara Palembang Tahun 2018. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitian quasi eksperimen dengan desain one group pretest postest. Sampel yang digunakan adalah Pasien hipertensi di Poli Klinik Penyakit Dalam. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian didapatkan rata-rata tekanan sistolik sebelum di beri terapi relaksasi dzikir adalah 149.52 dengan standar deviasi 8.646, dan rata-rata tekanan diastolik sebelum di beri terapi relaksasi dzikir adalah 94.76 dengan standar deviasi 5.118, sedangkan rata-rata tekanan sistolik setelah di beri terapi relaksasi dzikir adalah 136.67 dengan standar deviasi 7.303, dan rata-rata tekanan diastolik setelah di beri terapi relaksasi adalah 90.00 dengan standar deviasi 6.325. Dari hasil uji chi-square didapatkan ρ value sistolik = 0,001, dan ρ value diastolik = 0,004 dengan nilai α = 0,05 (p<0,05), hal ini menunjukan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara tingkat konsentrasi sebelum dan setelah diberikan terapi relaksasi dzikir. Saran : Diharapkan petugas kesehatan dapat mencoba melakukan penatalaksanaan non farmakologi seperti terapi relaksasi dzikir untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##