HUBUNGAN WAKTU TUNGGU PELAYANAN RAWAT JALAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI RUMAH SAKIT ISLAM SITI KHADIJAH PALEMBANG
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Waktu tunggu merupakan komponen penting dalam menilai mutu pelayanan rawat jalan karena langsung dirasakan oleh pasien. Waktu tunggu dalam penelitian ini didefinisikan sebagai lamanya pasien menunggu sejak proses pendaftaran hingga menerima resep dari dokter. Durasi tunggu yang panjang sering dikaitkan dengan ketidakpuasan pasien. Berdasarkan hasil observasi awal Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang faktor utama penyebab lamanya waktu tunggu adalah keterlambatan dokter dikarenakan masih melakukan tindakan bedah, serta belum optimalnya pengaturan jadwal praktik dan sistem antrean administrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara waktu tunggu pelayanan rawat jalan dengan kepuasan pasien di Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang. Jenis penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel responden sebanyak 98 orang pasien rawat jalan yang dipilih secara acak sederhana. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi waktu tunggu dan kuesioner kepuasan pasien yang meliputi lima dimensi SERVQUAL (tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy). Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 54,1% pasien mengalami waktu tunggu ≥60 menit (kategori lambat), namun mayoritas (58,2%) menyatakan puas. Hasil uji statistik menunjukkan hubungan yang signifikan antara waktu tunggu dengan kepuasan pasien (p-value = 0,011). Temuan yang menarik menunjukkan bahwa proporsi kepuasan justru lebih tinggi pada kelompok pasien dengan waktu tunggu lambat (69,8%) dibandingkan kelompok waktu tunggu cepat (44,4%). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara waktu tunggu dengan kepuasan pasien, namun arah hubungan tidak linier. Tingginya kepuasan meskipun waktu tunggu lama mengindikasikan bahwa faktor-faktor non teknis seperti empathy, assurance, dan kenyamanan lingkungan berperan penting dalam membentuk persepsi kepuasan pasien di RS Islam Siti Khadijah Palembang.
Kata Kunci: Waktu tunggu, kepuasan pasien, pelayanan rawat jalan, SERVQUAL
##plugins.themes.academic_pro.article.details##
References
Fenny Mayasafa, M. Z. M. (2024). Hubungan Waktu Tunggu, Kecepatan Pelayanan, Dan Fasilitas Kesehatan Pada Kepuasan Pasien Rawat Jalan. Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(November), 85–89.
Indonesia, K. K. R. (2008). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 129/MENKES/SK/II/2008 tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit.
Josef, R., Walakandou, R., Alfrits, G., Ratag, E., Esther, G., & Korompis, C. (2021). Faktor-Faktor yang Berpengaruh pada Waktu Tunggu Pasien dalam Masa Pandemik Covid 19 di Unit Rawat Jalan Rumah Sakit. Journal of Public Health and Community Medicine, 2(3), 1–12.
Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (1988). SERVQUAL: A multiple-item scale for measuring consumer perceptions of service quality. Journal of Retailing, 64(1), 12–40.
Purnomo, W., & Hariyanti, Tita, W. P. R. S. U. B. (2021). Analisa Waktu Tunggu Pelayanan Rawat Jalan di RS Universitas Brawijaya. Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan, 5, 447–452.
Reny Nugraheni, Y. I. K. (2020). Evaluasi Sistem Informasi Pendaftaran Pasien Rawat Jalan Di Rumah Sakit X Kota Kediri. Jurnal Kesehatan, 8(2), 96–105.
Wijayanti, C. W., & Rejeki, M. (2024). Hubungan waktu tunggu pelayanan rawat jalan terhadap kepuasan pasien di RSUD Dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. Indonesian Journal of Hospital Administration, 7(1), 25–30.
Yulianto, N. (2024). Tinjauan waktu tunggu pelayanan pasien BPJS di rawat jalan Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang tahun 2024.