EVALUASI KEAKTIFAN KELAS IBU HAMIL MELALUI PENGETAHUAN TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEMULUTAN
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Kelas ibu hamil merupakan salah satu upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil, khususnya terkait tanda bahaya kehamilan. Keaktifan ibu hamil dalam mengikuti kelas tersebut diharapkan berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keaktifan ibu hamil dalam mengikuti kelas ibu hamil serta hubungannya dengan tingkat pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Pemulutan. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional dengan jumlah responden sebanyak 30 ibu hamil. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik Spearman Rank (Rho). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 20–35 tahun (86,7%), berada pada trimester III kehamilan (50%), berpendidikan SMA (15%), dan tidak bekerja (26%). Sebagian besar responden tergolong kurang aktif dalam mengikuti kelas ibu hamil, yaitu sebanyak 27 orang (90%). Meskipun demikian, mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan baik tentang tanda bahaya kehamilan, yaitu sebanyak 24 orang (80%). Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara keaktifan mengikuti kelas ibu hamil dengan tingkat pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan (p value = 0,381) dengan koefisien korelasi r = 0,166 yang menunjukkan hubungan sangat lemah. Kesimpulan penelitian ini adalah keaktifan ibu hamil dalam mengikuti kelas ibu hamil tidak berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Pemulutan.
##plugins.themes.academic_pro.article.details##
References
Anggraini, D., Taviyanda, D., & Wahyuningsih, A. (2022). Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda-Tanda Bahaya Kehamilan: Literature Review. Jurnal Penelitian Keperawatan, 8(1). https://doi.org/10.32660/jpk.v8i1.591
Bahriah, Y., Bastiani, A., Rahmawati, F., Wulandari, N., & Khotimah, N. H. (2022). Hubungan Kelas Ibu Hamil Dengan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda-Tanda Bahaya Kehamilan. Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(3). https://doi.org/10.31004/cdj.v3i3.9811
BPS Sumsel. (2023). Fertilitas Sumatera Selatan turun lebih dari setengah kali lipat dalam lima dekade terakhir. Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Selatan. https://sumsel.bps.go.id/id/pressrelease/2023/01/30/768/fertilitas-sumatera-selatan-turun-lebih-dari-setengah-kali-lipat-dalam-lima-dekade-terakhir.html
Dewi, S., & Astuti, I. B. K. (2025). Hubungan Keikutsertaan Kelas Ibu Hamil Dengan Tingkat Pengetahuan Tentang Tanda Bahaya KEHAMILAN. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(1). https://doi.org/10.31004/jkt.v6i1.33031
Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan. (2024). Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2024. file:///C:/Users/stik/Downloads/52117252-lakip 2024.pdf
Fitriani, Y., Rejeki, S. T., & Masturoh. (2020). Hubungan Keikutsertaan Kelas Ibu Hamil Dengan Pengetahuan Ibu Tentang Tanda Bahaya Kehamilan di Wilayah Puskesmas Slawi. Bhamada: Jurnal Imu Dan Teknologi Kesehatan, 9(2).
Ida, A. S., & Afriani. (2021). Pengaruh Edukasi Kelas Ibu Hamil Terhadap Kemampuan Dalam Deteksi Dini Komplikasi Kehamilan. 2(2).
Kemenkes RI. (2014). Pedoman Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil. Kementrian Kesehatan RI.
Kemenkes RI. (2024). Laporan Kinerja Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2023.
Munawarah, Z., & Hidayati, N. (2021). Pengaruh Kelas Ibu Hamil Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan di Wilayah Kerja Puskesmas Banyumulek. Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Farmasi, 9(2). https://doi.org/10.51673/jikf.v9i2.875
Notoatmodjo, S. (2014). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan Edisi Revisi. Jakarta: Rineka Cipta.
Nyoman Sasnitiari, N., Supliyani, E., Wulan Rosaria, Y., Anggraeni Puspitasari, D., Studi Kebidanan Bogor Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung, P., & Penelitian dan Pengembangan Upaya Kesehatan Masyarakat, P. (2017). Hubungan Keikutsertaan Ibu Dalam Kelas Ibu Hamil Dengan Pengetahuan Dan Sikap Terhadap Tanda Bahaya Dalam Kehamilan Di Kota Bogor The Relationship of Mother’s Participation in Pregnancy Class with Knowledge and Attitude toward Danger Signs in Pregnancy i…. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 8(2), 175–185. https://doi.org/10.22435/kespro.v8i2.6424.175-185
Retnaningtyas, E., Retnoningsih, Kartikawati, E., Nuning, Sukemi, Nilawati, D., Nurfajri, & Denik. (2022). Upaya peningkatan pengetahuan ibu hamil melalui edukasi mengenai tanda bahaya kehamilan lanjut di Posyandu Sampar. ADI Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2).
Sukandi, D. R., Hardiana, H., & Ciptiasrini, U. (2024). Hubungan pemanfaatan kelas ibu hamil, peran tenaga kesehatan dan paparan informasi terhadap pengetahuan ibu tentang tanda bahaya kehamilan. Femina: Jurnal Ilmiah Kebidanan, 4(2). https://doi.org/10.30867/femina.v4i2.729
Sukarmi K, I., & P, W. (2013). Buku Ajar Keperawatan Maternitas (I). Nuha Medika.
Susilawati, D., Utami, F. P., Chairy, A., Studi, P., Kebidanan, S., Kesehatan, F., Muhammad, U., & Thamrin, H. (2020). Pengaruh Kelas Ibu Hamil dengan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Mengenai Kesehatan Ibu dan Bayi di Puskesmas Ciracas. 12(September), 221–232.
WHO. (2023). Maternal Mortality. WHO. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/maternal-mortality