PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH, KUNJUNGAN ANC DAN DETEKSI DINI FAKTOR RISIKO KEHAMILAN DI PUSKESMAS AIR ITAM, KOTA PANGKALPINANG

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Annisa Sali Pinaremas

Abstract

Tingginya prevalensi stunting (19,8% di 2024) di Indonesia menuntut intervensi efektif, terutama mengingat kaitan erat antara anemia ibu hamil dengan risiko BBLR. Tantangan lainnya meliputi rendahnya cakupan kunjungan antenatal care (ANC) K6 dan kebutuhan deteksi dini faktor risiko kehamilan secara mandiri. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), mendorong ANC K6, dan deteksi dini faktor risiko kehamilan secara mandiri. Metode dilakukan melalui edukasi dan pendampingan kepada 20 kader dan ibu hamil di Puskesmas Air Itam pada 10 Juli 2025. Edukasi menggunakan presentasi interaktif dan booklet digital, serta pengenalan aplikasi digital Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR). Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata skor pre-test 5,4 naik menjadi 8,2 pada post-test. Peningkatan ini mendukung bahwa pengetahuan krusial dalam adopsi tindakan pencegahan (Health Belief Model). Kesimpulan PkM ini efektif meningkatkan pemahaman peserta. Disarankan pengembangan program keberlanjutan dan pelatihan lanjutan bagi kader.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##